Selasa, 15 Maret 2011

Tiga Kiat Menaklukkan Penjilat

Pagi ini seperti biasa aku tidak pernah melewatkan untuk membuka kemudian login dan mengecek status demi status di situs pertemanan yang bernama pesbuk [facebook]. Begitu banyak status yang sepertinya masih seperti kemarin, cuma ganti kata-kata [masalah cinta, makanan, etc] agar jadi menarik. Dari sekian banyak [kurang dari 10. hehe..] status yang aku baca, ada satu [tentang loyalitas dan penjilat di statusnya Kang Aris Susanto] yang apabila ditanggapi dengan serius akan menjadi topik yang bagus buat diskusi. Apalagi kalau bicara tentang penjilat dinegeri ini, sudah terlalu banyak orang yang jadi penjilat. Apakah termasuk saya atau Anda?

Oleh Abdullah Hakam Shah MA

Pujian merupakan fenomena umum yang sering kita temui sehari-hari. Secara garis besar, pujian bisa diklasifikasikan dalam tiga kategori: pujian yang diucapkan untuk menjilat, pujian yang sifatnya basa-basi, serta pujian yang dilontarkan sebagai ekspresi kekaguman.

Bila disikapi secara sehat dan proporsional, pujian bisa memotivasi kita untuk meraih pencapaian-pencapaian baru. Namun, kenyataannya, pujian justru lebih sering membuat kita lupa daratan. Semakin sering orang lain memuji, semakin besar potensi kita untuk terlena dan besar kepala. Sebab itulah, Ali RA berkata, "Kalau ada yang memujimu di hadapanmu, akan lebih baik bila kamu melumuri mulutnya dengan debu daripada terbuai oleh ucapannya."

Agar dapat menyikapi pujian secara sehat, Rasulullah SAW memberikan tiga kiat yang menarik untuk diteladani. Pertama, selalu mawas diri supaya tidak terbuai oleh pujian orang lain. Oleh karena itu, setiap kali ada yang memuji beliau, Rasulullah SAW menanggapinya dengan doa, "Ya Allah, janganlah Engkau hukum aku karena apa yang dikatakan oleh orang-orang itu." (HR Bukhari).

Lewat doa ini, Rasulullah SAW mengajarkan bahwa pujian adalah perkataan orang lain yang potensial menjerumuskan kita. Ibaratnya, orang lain yang mengupas nangka, tapi kita yang kena getahnya.

Kedua, menyadari hakikat pujian sebagai topeng dari sisi gelap kita yang tidak diketahui orang lain. Karena, ketika ada yang memuji kita, itu lebih karena ketidaktahuannya akan sisi gelap kita. Oleh sebab itu, kiat kedua Rasulullah SAW dalam menanggapi pujian adalah dengan berdoa, "Ya Allah, ampunilah aku dari apa yang tidak mereka ketahui (dari diriku)." (HR Bukhari).

Dan ketiga, kalaupun sisi baik yang dikatakan orang lain memang benar ada dalam diri kita, Rasulullah SAW mengajarkan agar memohon kepada Allah SWT untuk dijadikan lebih baik lagi. Maka, kalau mendengar pujian seperti ini, Rasulullah SAW kemudian berdoa, "Ya Allah, jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka kira." (HR Bukhari).

Tiga kiat yang dicontohkan Rasulullah SAW di atas, hakikatnya mengisyaratkan betapa hati manusia sangat rentan terhadap provokasi dari luar. Alih-alih pujian yang dilontarkan dengan tulus, pujian yang tujuannya untuk menjilat pun bisa dengan mudah membuat manusia terbuai.

"Namun, bagi orang-orang yang menjaga kebeningan hati, setiap pujian akan membuatnya sadar bahwa hanya secuil itulah kelebihan yang dimilikinya, di antara sekian banyak kekurangan yang tidak Allah tampakkan kepada orang lain," kata Ibnu al-Mubarak sebagaimana dinukil al-Ghazali dalam Ihya 'Ulumiddin. (republika online)

Minggu, 06 Maret 2011

Pipa PDAM Bandung Pecah di Sukawana

Ternyata oh ternyata, air pam yang kemarin (Tirtawening Mampet) aku keluhkan terjadi karena adanya kerusakan (pipa runtuh) di daerah Sukawana Lembang. Menurut informasi dari gresnews[dot]com, kejadian itu membuat sebagian warga bandung utara (seputar gegerkalong, Jalan Sarijadi, Kawasan Setrasari, Karangsetra, Jalan Suryasumantri dan Jalan Sutami) yang mengandalkan air ledeng jadi terganggu dan harus menghemat ekstra sisa air yang terakhir mengalir.

Sebenernya (kata istriku) tadi siang sudah mengalir sih, tapi kecil. Jadi harus menunggu lama untuk menampung seember air. Informasi terakhir dari humas PDAM (masih dari gresnews[dot]com) katanya pengerjaan perbaikan pipa yang mampu mengaliri kawasan Bandung utara dengan volume 70 liter/detik itu baru rampung diperbaiki dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB. Kemungkinan belum semua pelanggan yang sempat terganggu langsung teraliri kembali air PDAM. Alasannya, proses perbaikan dan penyempurnaan instalasi untuk kembali ke kondisi semula masih terus diupayakan.

Okelah kalo begitu, mudah-mudahan pengerjaan perbaikan pipanya segera beres dan berjalan lancar, dan segera mengalir ke kran-kran penduduk, terutama yang punya jasa cuci kiloan.

Sabtu, 05 Maret 2011

Tirtawening Mampet [lagi]


Sudah dari kemarin sore (tepatnya tgl 4 April 2011 pukul 16:00 WIB sampai hari ini tgl 5 April 2011  publish post) air pam bandung yang mengalir ke kontrakanku di daerah gerlong tengah mampet alias nggak ngocor. Sebenarnya kejadian ini sudah sering sih, sudah beberapa kali aliran air tiba-tiba mati. Tapi untuk kali ini (jatah gilir air) lama sekali, biasanya cuma 1 jam air udah ngocor lagi (kemungkinan kali ini 24 jam baru ngalir).

Karena harus tetap kerja (ga peduli tgl merah dan hari minggu) untuk kegiatan mandi dan kaskus kakus pagi ini, aku berjalan cukup jauh ke WC umum (sudah beda RT/RW) yang berada disebelah masjid Al Hikmah di gerlong hilir. Untuk istri dan anakku, aku biarkan mereka (libur mandi dulu. lagian mereka ga ada acara keluar) menunggu sampai air ngocor. Untung kemarin siang masih ada tampungan di bak mandi, jadi masih bisa untuk nyiram kalau nanti kebelet (maaf) BAB.

Barusan aku sms istri tetangga istriku (jam 10:30) katanya air masih belum ngocor juga. Ya sudahlah, tungguin aja. Mudah-mudahan airnya cepet ngalir, biar tetangga sebelah yang buka jasa cuci kiloan bisa beraktifitas lagi.

Rabu, 23 Februari 2011

Souvenir Unik dari Bali

Sore tadi temenku yang lagi ke Bali (katanya sih ada tugas sama bosnya. sekalian liburan) miscall (ngecek nomorku aktif apa kaga kali ya) dan kemudian sms.

temen:"dab..pesenanmu dah dapet. btw klo souvenir yg unik mau ga?"
aku:"souvenir opo?"
temen:"itu loh asbak dari kayu yg bentuknya kontol. ada gantungan kunci juga".
aku:"sampean kan tau klo aku dah ngga ngrokok".
temen:"klo gantungan kunci?"
aku:"kontol juga?"
temen:"ya iyalah...masak meki"
aku:"hehe..kirain. lagian mo buat apa. klo mau di Jogja juga ada klo cuma kaya gtu".
temen:"sapa tau bisa buat ulegkan dab".
aku:"hatur tankyu dab...punyaku lebih fleksibel kok".

hmm..sebenernya udah 2 kali (tahun 2008 dan awal tahun 2009) aku dapat sms (intinya nawarin souvenir unik) kayak gitu. Yang terpaksa aku menolaknya. Soalnya ga ada gunanya buatku. Mau dikasihkan ke mertua yang memang perokok? rasanya ga mungkin. Bisa² malah dilemparin balik ke jidatku.

Selasa, 18 Januari 2011

blog kurus dapat Page Rank juga

setelah sekian lama ngeblog, mulai akhir Desember 2009 (tepatnya 12/27/09) akhirnya dapat Page Rank juga. kok bisa? aku sendiri juga ga tau. padahal ini kan blog kurus kering, blog yang belum ada lemaknya alias cuma sedikit artikel yang di posting. sore ini aku coba masuk lagi ke prchecker[dot]info yang sebenarnya udah beberapa kali aku coba (selama 2010) tapi hasilnya NOL (ra ono babar blas). dan akhirnya, (the page rank value is 1 from 10 possible points) icon PR dah aku taruh di bawah (site info). gembira? biasa aja tuh, cuma senang sekali (apa bedanya, dasar koplak) buat pemula sepertiku, apalagi udah lama blog kurus ini vakum (gara² keseringan ditinggal ngegame online). kayaknya semangatku untuk ngeblog mulai ada lagi. semoga.

ngiler

udah 2 minggu ini aku ngiler. bukan ngiler pas bobo manis (klo itu mah udah kebiasaan), tapi ngiler (baca:kepengen banget) honda PCX yang beberapa hari ini sering bareng di lampu setopan Gerlong. kadang klo pas lagi dijalan, saya sering ngejar tuh PCX (pcx yang lain) agar bisa lebih dekat liatnya. hmm..kapan ya AHM bikin PCX versi murahnya? yang pakai karburator, tanpa idling stop system & alarm. pokoknya yang minim fitur kerennya deh. coba di angka 20 atau 22 jeti. aku pasti udah kredit. ngarep[dot]com.

Jumat, 05 Maret 2010

Kasus Penipuan Dalam Sains

Tak ada manusia yang sempurna, begitu pun dengan ilmuwan. Mereka tidak selamanya menjunjung tinggi metode ilmiah dalam mencari kebenaran sains. Segelintir oknum yang mengaku ilmuwan bisa saja berbuat curang bahkan menipu demi kepentingan sesaat.

Berbagai kasus tipuan (hoax) dalam sains kerap muncul dari dulu hingga sekarang, di antaranya yang cukup menyita perhatian publik dipaparkan di bawah ini.

1. Manusia Piltdown

Semua ini dimulai pada 1912 ketika Charles Dawson, seorang arkeolog amatir asal Inggris menemukan tulang kepala, gigi, dan rahang di sebuah lubang penggalian di Piltdown, Sussex, Inggris. Tengkorak Manusia Piltdown ini tampak seperti setengah manusia dan setengah kera. Dawson mengklaim telah menemukan rantai yang hilang (missing link) antara manusia dan kera. Dawson menamai temuannya Eoanthropus dawsoni.

Empat puluh tahun kemudian, para ilmuwan, lewat pengujian modern dapat membuktikan bahwa tengkorak temuan Dawson umurnya hanya beberapa ratus tahun, dan tulang rahangnya dari orang utan, sementara giginya dari gajah dan kuda nil.

2. Layangan listrik Benjamin

Franklin

Pada 19 Oktober 1752, Pennsylvania Gazette memublikasikan gambaran singkat dari eksperimen yang baru saja dilakukan Benjamin Franklin. Menurut berita tersebut, Franklin telah menerbangkan sebuah layang-layang dalam badai petir, menyebabkan listrik merambat melalui benang dan memuati sebuah kunci yang terikat di bawahnya. Eksperimen ini untuk menunjukkan bahwa petir adalah sebuah bentuk dari listrik.

Layang-layang listrik Franklin menjadi eksperimen paling terkenal di abad ke-18, menjadikan Franklin tersohor di Eropa dan Amerika Serikat. Namun, beberapa ahli sejarah berpendapat kemungkinan eksperimen tersebut tidak pernah terjadi.

Pasalnya, mereka kekurangan informasi yang rinci mengenai eksperimen tersebut. Tidak diketahui secara pasti kapan eksperimen itu dilakukan. Franklin juga tak pernah menulis laporan resmi mengenai hal ini. Satu-satunya saksi mata adalah anak laki-lakinya, tetapi tak pernah mengungkapkan kejadian penting tersebut. Apalagi eksperimen semacam ini sangatlah berbahaya, bahkan bisa berakibat fatal, Franklin sendiri mengetahui hal itu.

3. Raksasa dari Cardiff

Pada Oktober 1869, mayat membatu setinggi 10 kaki berhasil digali dari sebuah lahan pertanian di Cardiff, New York. Raksasa Cardiff ini kemudian menjadi berita besar, dikatakan sebagai penemuan geologis terbesar saat itu dan banyak dikunjungi warga Amerika Serikat. Mereka rela membayar 25 sen untuk menyaksikan manusia raksasa tersebut.

Namun pada awal tahun 1870, terungkap bahwa penemuan itu hanyalah tipuan. Raksasa Cardiff adalah sebuah patung hasil kreasi George Hull, terbuat dari bongkahan gipsum yang dibentuk menyerupai manusia setinggi 10 kaki dan dikubur di sebuah ladang di Cardiff, kemudian direkayasa agar "ditemukan" oleh seorang pekerja.

4. Putri duyung dari Fiji

Di pertengahan Juli 1842, seorang berkebangsaan Inggris, Dr. J. Griffin, anggota British Lyceum of Natural History, tiba di Kota New York dan membawa seekor ikan duyung yang diduga terdampar di Kepulauan Fiji, Pasifik Selatan.

Dalam sebuah pertunjukan di American Museum, ikan duyung Fiji pun dipertontonkan, sosoknya jauh dari gambaran seorang wanita cantik, melainkan bangkai kering seekor kera berbadan ikan.

Dari penelitian museum tersebut, ternyata ikan duyung Fiji adalah tipuan belaka, yang sesungguhnya adalah bangkai kera yang dimumi melalui teknik taksidermi (ilmu mengeringkan bangkai binatang). Dengan cara dijahit, kedua spesies itu disatukan membentuk putri duyung, di mana bagian atas kera dan bagian bawah tubuh ikan.

Putri duyung Fiji dibuat sekitar tahun 1810 oleh nelayan Jepang untuk keperluan upacara keagamaan, sekaligus seni tradisional nelayan Jepang.

5. Archaeoraptor

Archaeoraptor liaoningensis pertama kali dipublikasikan dalam majalah National Geographic pada 1999. Melalui sebuah artikel yang ditulis Christopher Sloan, fosil ini dinyatakan sebagai mata rantai yang hilang antara burung dan dinosaurus theropod, dan benar-benar bisa terbang.

Sebelum National Geographic memublikasikan, telah banyak yang meragukan keautentikan fosil ini. Tak pelak menjadi skandal ketika sebuah studi sains membuktikan fosil dari Cina ini adalah palsu karena dibentuk dari bagian-bagian fosil dengan spesies yang berbeda. Zonghe Zhou, seorang paleontolog Cina, menemukan kepala dan badan bagian atas milik spesimen fosil burung primitif Yanornis, bagian ekor milik Microraptor, sedangkan tungkai dan telapak kaki milik hewan yang belum diketahui.

6. Turk, robot pecatur

Turk mekanis atau robot pecatur adalah mesin permainan catur yang dirancang dan ditemukan pada 1770 oleh Wolfgang von Kempelen seorang insinyur Hongaria. Mesin ini sepertinya mampu bermain catur melawan manusia. Selama hampir 84 tahun Turk mengelilingi Eropa dan Amerika Serikat untuk menunjukkan kemampuannya mengalahkan lawan-lawannya, tak kurang dari negarawan sekelas Napoleon Bonaparte dan Benjamin Franklin bertekuk lutut mengakui kehebatan pecatur robot ini.

Kebohongan mulai terungkap pada 1820-an ketika Edgar Allan Poe berhasil membuktikan bahwa seorang master catur bertubuh kecil telah disembunyikan sebagai operator di dalam mesin catur tersebut.

7. Pohon Upas

Sebuah berita dipublikasikan dalam London Magazine pada 1783 oleh seorang ahli bedah Belanda bernama Foersch. Ia menyebutkan keberadaan sebuah pohon di Pulau Jawa yang sangat beracun dan dapat membunuh apa pun dalam radius 15 mil.

Pada mulanya hanya sebuah legenda. Pada 1791 Erasmus Darwin menulisnya dalam catatan sebuah puisi, "Ada sebuah pohon beracun di Pulau Jawa, lewat perantaraan udara telah memusnahkan desa tersebut... dalam daerah 12 atau 14 mil permukaan tanah jadi gersang dan berbatu, di sana sini dipenuhi tengkorak manusia dan binatang."

Pohon upas memang ada di Indonesia. Walaupun tak berpotensi mematikan seperti disebutkan dalam legenda, getah pohon ini memang mengandung racun, oleh penduduk setempat digunakan sebagai senjata pada ujung anak panah.

8. Hilangnya Gen Pirang

Isu hilangnya gen rambut pirang secara periodik muncul sejak 1865, versi terbaru muncul lagi pada 2002, ketika BBC dan media lain melaporkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para pakar menyatakan, orang yang berambut pirang akan punah pada tahun 2202. Klaim ini berdasarkan pada interpretasi sifat resesif dalam ilmu genetika.

Namun WHO membantah lewat laporannya di The New York Time, lembaga ini tak memiliki pengetahuan tentang studi ini, kemudian WHO secara resmi mengonfirmasi bahwa cerita ini bohong. (pr)

Author

Twitter

 

Site Info

Followers

blog ndeso Copyright © 2009 DarkfolioZ is Designed by Bie Blogger Template for Ipietoon